Langsung ke konten utama

Inikah Ponsel Anti Meledak?

Ponsel Elephone yang anti meledak membuat rasa nyaman pada pengguna
Ponsel Elephone yang anti meledak membuat rasa nyaman pada pengguna
Sejumlah kasus terbakar hingga meledaknya ponsel memberikan ide tersendiri bagi produsen yang satu ini. Tak ingin kejadian semacam itu menimpa konsumennya, dibuatlah ponsel anti meledak.

Adalah Elephone, pabrikan ponsel yang membuatnya. Produsen ini baru saja merilis sebuah ponsel dengan sebutan S7. Penggunaan nama yang identik dengan teknologi ponsel flaghship Samsung itu juga bukannya kebetulan. Secara desain Elephone S7 memang punya kedekatan dengan Galaxy S7.

Baca Juga : Ponsel Vivo Meledak Saat Charge Baterai

Terutama bila melihat lengkungan di bagian pinggiran bodi belakangnya dan juga di kedua sisi layar. Tapi belum ketahuan apakah lengkungan di layarnya itu punya fungsi layaknya Galaxy S7 Edge, atau hanya aksen belaka. Karena seperti Kami kutip dari Ubergizmo, Sabtu (29/10/2016), spesifikasinya disebut tidak begitu mengesankan.

Bagian lain yang membuatnya semakin mirip adalah pemilihan button home dengan desain persegi panjang yang membulat sisinya.

Tapi sebenarnya bukan desain yang diusungnya yang ingin dibicarakan di sini, melainkan fitur yang disebut oleh Elephone sebagai explosion-proof membrane atau lapisan anti meledak.

Elephone mengklaim S7 dibekali lapisan anti meledak yang melindungi komponen baterainya. Termasuk juga bodi belakangnya yang menggunakan lapisan yang sama. Tujuannya agar bila terjadi apa-apa seperti kasus terbakar yang dialami Galaxy Note 7 atau iPhone, pengguna terhindar dari cedera.

Menariknya lagi, dengan kelebihan yang ditawarkannya itu Elephone S7 dibanderol cukup murah. Konsumen cukup merogoh kocek di angka USD 140 atau sekitar Rp 1,8 juta saja (USD 1 = Rp 13.000). Maka tak perlu khawatir lagi dengan kejadian ponsel terbakar atau meledak yang lagi heboh belakangan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menagapa Pesawat Sering Terguncang?

Foto: Lion Air Ternyata peralihan atau berubahnya iklim dapat saja memperburuk turbulensi udara. Bagi Kamuyang melakukan perjalanan udara, hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan perjalanan Anda. Seberapa buruk turbulensi ini? Cukup kuat sehingga dapat saja melempar penumpang dan awak pesawat di sekitar kabin jika tak memasang sabuk pengaman. Hal ini merupakan hasil studi dari Universitas Reading seperti dipublikasikan di Advances in Atmospheric Sciences , seperti ditulis Digital Trend . Menurut studi ini, makin buruknya kualitas udara memengaruhi pergerakan naik turun pesawat yang lebih kuat dari gravitasi. Para ahli percaya peralihan atau berubahnya iklim membuat fenomena ini lebih sering dua tiga kali dari yang terjadi saat ini. Dengan demikian, berjalan di pesawat, meminta layanan makanan, atau bahkan memegang sesuatu menjadi lebih sulit dilakukan. Studi ini menyebutkan bahwa turbulensi ringan akan meningkat 59 persen. Turbulensi ringan hingga menengah meningkat 75 persen, Pada sp...

Dua Waktu Yang Dilarang Oleh Rasulullah SAW Untuk Tidur

Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur. Dalam Islam, semua perbuatan bisa menjadi ibadah. Begitu pula tidur, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam Al-Quran, Allah swt pun menyuruh kita untuk tidur. Namun, ternyata ada dua waktu tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidak dilakukan. 1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih). Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata : “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu o...

Bakteri Dalam Mulut Bisa Sebabkan Kanker

Para peneliti di Amerika Serikat (AS) menemukan bakteri yang umumnya ada di mulut dapat memicu kanker kolon dan rektum. Kantor berita Xinhua melansir dari dua penelitian yang diterbitkan di jurnal Cell Host & Microbe, bahwa mikroorganisme "fusobacteria" yang ditemukan di mulut dapat merangsang respon kekebalan yang buruk dan menumbuhkan gen kanker untuk membentuk tumor kolon dan rektum. Kanker kolon dan rektum adalah kanker yang menyerang usus besar dan rektum. Penyakit tersebut merupakan kanker peringkat 2 yang mematikan di AS. Penelitian terbaru menunjukkan "fusobacteria" dari mulut sangat banyak ditemukan pada jaringan pasien yang terkena kanker kolon dan rektum meski demikian belum diketahui apakah bakteri tersebut berkontribusi dalam pembentukan tumor. Professor Yiping Han dari Case Western Reserve University School of Dental Medicine dan timnya menemukan "fusobacteria" mengandalkan sebuah molekul bernama FadA, yang ditemukan di permukaan sel bakt...