Langsung ke konten utama

Trump Kick Barrack Obama dari Grub WhatsApp


Sebuah video pendek di 9GAG berupa parodi perbincangan pemimpin dunia usai pelantikan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat mendadak viral.



Dalam video yang baru diunggah di akun Instagram 9GAG itu, digambarkan ada beberapa figur pemimpin dunia terkenal seperti Angela Merkel, Obama, Vladimir Putin, Theresa May, Kim Jong Un dan tentu saja Trump, yang sedang berbincang di sebuah grup di WhatsApp.

Diawali oleh mantan Presiden Amerika Serikat dua periode, Barrack Obama yang terpaksa mengikutsertakan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump ke dalam grup "World Leaders", percakapan dimulai. Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump yang baru saja dilantik itu segera mendominasi obrolan.

Pada video itu juga ditunjukkan bagaimana Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump mendepak mantan Presiden Amerika Serikat dua periode, Barrack Obama ketika ia ditunjuk sebagai admin grup dan kedekatannya dengan Putin.

Meski sangat berbau lelucon, video singkat itu meringkas hubungan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump dengan pemimpin negara besar seperti Jerman, Rusia, dan Inggris.

Sudah diketahui umum Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump menjalin hubungan dekat dengan Putin. Kemesraan mereka telah ditunjukkan ke publik dalam beberapa kesempatan.

Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump juga dikenal berseberangan dengan kebijakan pro-imigran yang diberlakukan oleh Jerman di bawah Merkel.

Hingga berita ini ditulis, video percakapan Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump dkk, telah diputar 4 juta kali dalam kurun 12 jam saja, dan mengundang lebih dari 30 ribu komentar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menagapa Pesawat Sering Terguncang?

Foto: Lion Air Ternyata peralihan atau berubahnya iklim dapat saja memperburuk turbulensi udara. Bagi Kamuyang melakukan perjalanan udara, hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan perjalanan Anda. Seberapa buruk turbulensi ini? Cukup kuat sehingga dapat saja melempar penumpang dan awak pesawat di sekitar kabin jika tak memasang sabuk pengaman. Hal ini merupakan hasil studi dari Universitas Reading seperti dipublikasikan di Advances in Atmospheric Sciences , seperti ditulis Digital Trend . Menurut studi ini, makin buruknya kualitas udara memengaruhi pergerakan naik turun pesawat yang lebih kuat dari gravitasi. Para ahli percaya peralihan atau berubahnya iklim membuat fenomena ini lebih sering dua tiga kali dari yang terjadi saat ini. Dengan demikian, berjalan di pesawat, meminta layanan makanan, atau bahkan memegang sesuatu menjadi lebih sulit dilakukan. Studi ini menyebutkan bahwa turbulensi ringan akan meningkat 59 persen. Turbulensi ringan hingga menengah meningkat 75 persen, Pada sp...

Dua Waktu Yang Dilarang Oleh Rasulullah SAW Untuk Tidur

Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur. Dalam Islam, semua perbuatan bisa menjadi ibadah. Begitu pula tidur, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam Al-Quran, Allah swt pun menyuruh kita untuk tidur. Namun, ternyata ada dua waktu tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidak dilakukan. 1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih). Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata : “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu o...

Bakteri Dalam Mulut Bisa Sebabkan Kanker

Para peneliti di Amerika Serikat (AS) menemukan bakteri yang umumnya ada di mulut dapat memicu kanker kolon dan rektum. Kantor berita Xinhua melansir dari dua penelitian yang diterbitkan di jurnal Cell Host & Microbe, bahwa mikroorganisme "fusobacteria" yang ditemukan di mulut dapat merangsang respon kekebalan yang buruk dan menumbuhkan gen kanker untuk membentuk tumor kolon dan rektum. Kanker kolon dan rektum adalah kanker yang menyerang usus besar dan rektum. Penyakit tersebut merupakan kanker peringkat 2 yang mematikan di AS. Penelitian terbaru menunjukkan "fusobacteria" dari mulut sangat banyak ditemukan pada jaringan pasien yang terkena kanker kolon dan rektum meski demikian belum diketahui apakah bakteri tersebut berkontribusi dalam pembentukan tumor. Professor Yiping Han dari Case Western Reserve University School of Dental Medicine dan timnya menemukan "fusobacteria" mengandalkan sebuah molekul bernama FadA, yang ditemukan di permukaan sel bakt...