Langsung ke konten utama

Google Maps Bisa Share Lokasi Real Time


Saat janjian bertemu, seringkali teman akan menanyakan kita sudah sampai mana dan kapan kira-kira sampai di tempat ketemuan. Nah, update Google Maps sekarang memudahkan kondisi seperti ini.

Hanya dengan beberapa tap di gadget dan tanpa harus keluar dari aplikasi, kita bisa membagikan lokasi secara real time dengan orang lain. Orang yang dibagi, nantinya akan bisa langsung melihat lokasi kita saat itu di ponsel Android, iPhone, mobile web bahkan desktop.

Caranya, kapanpun kita ingin memberi tahu di mana kita berada kepada seseorang, buka pilihan menu yang terletak di samping atau tap lingkaran kecil berwarna biru yang menunjukkan tempat Kamu berada.

Selanjutnya, tap Share Location atau Berbagi Lokasi, lalu pilih orang yang akan Kamu bagikan lokasi. Kamu juga bisa mengatur berapa lama durasi waktu berbagi lokasi dengan sangat mudah. Voila! kini sudah siap berbagi lokasi real-time dengan Google contacts, atau keluarga dan kerabat dekat hanya dengan mengirim tautan ke aplikasi chatting favorit.

Ketika Kamu membagikan lokasi kepada orang yang telah dipilih, mereka dapat langsung melihat lokasi kita secara real-time di Google Maps.

Cara mengetahuinya, di layar akan tampil sebuah ikon di atas kompas yang akan mengingatkan Kamu sedang aktif berbagi lokasi. Kamu juga dapat mengatur kapan harus berhenti berbagi lokasi kapan pun, semudah tap jari. Sisi bagusnya lagi, fitur ini mungkin akan mengurangi kebiasaan buruk bagi yang kerap terlambat dan berbohong.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menagapa Pesawat Sering Terguncang?

Foto: Lion Air Ternyata peralihan atau berubahnya iklim dapat saja memperburuk turbulensi udara. Bagi Kamuyang melakukan perjalanan udara, hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan perjalanan Anda. Seberapa buruk turbulensi ini? Cukup kuat sehingga dapat saja melempar penumpang dan awak pesawat di sekitar kabin jika tak memasang sabuk pengaman. Hal ini merupakan hasil studi dari Universitas Reading seperti dipublikasikan di Advances in Atmospheric Sciences , seperti ditulis Digital Trend . Menurut studi ini, makin buruknya kualitas udara memengaruhi pergerakan naik turun pesawat yang lebih kuat dari gravitasi. Para ahli percaya peralihan atau berubahnya iklim membuat fenomena ini lebih sering dua tiga kali dari yang terjadi saat ini. Dengan demikian, berjalan di pesawat, meminta layanan makanan, atau bahkan memegang sesuatu menjadi lebih sulit dilakukan. Studi ini menyebutkan bahwa turbulensi ringan akan meningkat 59 persen. Turbulensi ringan hingga menengah meningkat 75 persen, Pada sp...

Dua Waktu Yang Dilarang Oleh Rasulullah SAW Untuk Tidur

Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur. Dalam Islam, semua perbuatan bisa menjadi ibadah. Begitu pula tidur, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam Al-Quran, Allah swt pun menyuruh kita untuk tidur. Namun, ternyata ada dua waktu tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidak dilakukan. 1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih). Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata : “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu o...

Bakteri Dalam Mulut Bisa Sebabkan Kanker

Para peneliti di Amerika Serikat (AS) menemukan bakteri yang umumnya ada di mulut dapat memicu kanker kolon dan rektum. Kantor berita Xinhua melansir dari dua penelitian yang diterbitkan di jurnal Cell Host & Microbe, bahwa mikroorganisme "fusobacteria" yang ditemukan di mulut dapat merangsang respon kekebalan yang buruk dan menumbuhkan gen kanker untuk membentuk tumor kolon dan rektum. Kanker kolon dan rektum adalah kanker yang menyerang usus besar dan rektum. Penyakit tersebut merupakan kanker peringkat 2 yang mematikan di AS. Penelitian terbaru menunjukkan "fusobacteria" dari mulut sangat banyak ditemukan pada jaringan pasien yang terkena kanker kolon dan rektum meski demikian belum diketahui apakah bakteri tersebut berkontribusi dalam pembentukan tumor. Professor Yiping Han dari Case Western Reserve University School of Dental Medicine dan timnya menemukan "fusobacteria" mengandalkan sebuah molekul bernama FadA, yang ditemukan di permukaan sel bakt...