Langsung ke konten utama

Minuman Bersoda Dapat Merusak Tubuh Anda



Minuman soda sangat dekat dengan kehidupan kita. Selain minuman ini sebagai minuman manis, menyegarkan dan gaul, ada fakta mengerikan bagaimana minuman soda bisa merusak tubuh kita. Inilah mengapa dunia kesehatan sebenarnya tak merekomendasikan untuk sering konsumsi minuman berkarbonasi ini.

Mau tahu bagaimana minuman soda merusak tubuh Anda? Baca ulasan berikut ini.

Minuman Soda Mengandung Gula Berlebih (Dan Pemanis)
Selain menggunakan gula, ada juga pemanis yang digunakan. Saat minum soda, mungkin kita hanya merasakan sensasi kesemutan di mulut. Coba nikmati saat gasnya habis, maka Anda akan merasakan minuman yang super manis.
Bagian mana saja yang diserang oleh gula dan pemanis ini? Gula dan pemanis pada soda membahayakan area hati, jantung dan ginjal Anda. Hati akan mengubah gula menjadi lemak akibat gula darah yang meningkat. Sementara sirup pemanis dalam soda meningkatkan resiko sakit jantung dan diabetes.
Tulang Dan Gigi Makin Keropos
Soda mengandung asam dan gula yang juga bisa mengikis kepadatan tulang dan gigi. Tak heran bila Anda minum soda, bisa terasa gigi yang kesat. Asam fosfor pada soda juga menjadi penyebab seseorang mengalami tulang keropos, bila mengonsumsi soda dalam jangka panjang.
Penyebab Obesitas
Obesitas yang disebabkan oleh soda biasanya beresiko 1,6 kali lebih tinggi. Gula yang tinggi dalam minuman bersoda inilah yang membuat kita mudah mengalami obesitas. Zat kimia yang terserap tubuh dari soda, serta gula yang menyebabkan obesitas, meningkatkan resiko tubuh kita mengalami kanker usus dan kanker payudara.
Saya Suka Minum Soda, Bagaimana Mengatasinya?
Konsumsi soda dalam jangka panjang dan berlebihan, akan membahayakan jantung, hati dan ginjal Anda. Apalagi bila tak diimbangi dengan banyak minum air putih. Kurangi minuman bersoda, ganti dengan sari lemon atau jeruk yang lebih bermanfaat bagi kesehatan.
Jangan lupa untuk tetap konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah. Lakukan olahraga untuk mengubah lemak di tubuh menjadi energi. Semoga tetap sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menagapa Pesawat Sering Terguncang?

Foto: Lion Air Ternyata peralihan atau berubahnya iklim dapat saja memperburuk turbulensi udara. Bagi Kamuyang melakukan perjalanan udara, hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan perjalanan Anda. Seberapa buruk turbulensi ini? Cukup kuat sehingga dapat saja melempar penumpang dan awak pesawat di sekitar kabin jika tak memasang sabuk pengaman. Hal ini merupakan hasil studi dari Universitas Reading seperti dipublikasikan di Advances in Atmospheric Sciences , seperti ditulis Digital Trend . Menurut studi ini, makin buruknya kualitas udara memengaruhi pergerakan naik turun pesawat yang lebih kuat dari gravitasi. Para ahli percaya peralihan atau berubahnya iklim membuat fenomena ini lebih sering dua tiga kali dari yang terjadi saat ini. Dengan demikian, berjalan di pesawat, meminta layanan makanan, atau bahkan memegang sesuatu menjadi lebih sulit dilakukan. Studi ini menyebutkan bahwa turbulensi ringan akan meningkat 59 persen. Turbulensi ringan hingga menengah meningkat 75 persen, Pada sp...

Dua Waktu Yang Dilarang Oleh Rasulullah SAW Untuk Tidur

Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur. Dalam Islam, semua perbuatan bisa menjadi ibadah. Begitu pula tidur, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam Al-Quran, Allah swt pun menyuruh kita untuk tidur. Namun, ternyata ada dua waktu tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidak dilakukan. 1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih). Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata : “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu o...

Bakteri Dalam Mulut Bisa Sebabkan Kanker

Para peneliti di Amerika Serikat (AS) menemukan bakteri yang umumnya ada di mulut dapat memicu kanker kolon dan rektum. Kantor berita Xinhua melansir dari dua penelitian yang diterbitkan di jurnal Cell Host & Microbe, bahwa mikroorganisme "fusobacteria" yang ditemukan di mulut dapat merangsang respon kekebalan yang buruk dan menumbuhkan gen kanker untuk membentuk tumor kolon dan rektum. Kanker kolon dan rektum adalah kanker yang menyerang usus besar dan rektum. Penyakit tersebut merupakan kanker peringkat 2 yang mematikan di AS. Penelitian terbaru menunjukkan "fusobacteria" dari mulut sangat banyak ditemukan pada jaringan pasien yang terkena kanker kolon dan rektum meski demikian belum diketahui apakah bakteri tersebut berkontribusi dalam pembentukan tumor. Professor Yiping Han dari Case Western Reserve University School of Dental Medicine dan timnya menemukan "fusobacteria" mengandalkan sebuah molekul bernama FadA, yang ditemukan di permukaan sel bakt...