Langsung ke konten utama

Bahaya Menyimpan Handphone Dibawah Bantal


 Di jaman seperti sekarang yang serba canggih dan dibanjiri gadget, banyak roang yang hampir tak bisa lepas dari ponsel atau tab mereka. Ke manapun pergi, dunia maya sudah menjadi sebagian dari kehidupan nyata para pengguna ponsel.
Tidak heran deh kalau dari pagi hingga pagi lagi, benda yang hampir tak pernah lepas dari seseorang adalah ponselnya. Baru bangun, pegang ponsel. Sarapan sambil cek update di ponsel. On the way ke kantor, sambil utak atik ponsel. Apalagi sebelum tidur, sebelahan dong dengan ponsel.
Banyak orang yang tidur bersebelahan dengan ponsel, atau bahkan meletakkan ponselnya di bawah bantal. Tujuannya adalah ponsel mudah dijangkau bila memang ada panggilan. Well, sebenarnya ada baiknya ponsel tidak mengganggu jam tidur kita. Tapi, ada hal yang lebih penting diperhatikan bila Anda termasuk salah satu orang yang suka menggunakan ponsel sambil tiduran, bahkan meletakkan ponsel di bawah bantal.
Seperti yang kita ketahui, ponsel adalah salah stau benda yang mengandung radiasi yang kuat. Mungkin efeknya tak langsung dialami oleh tubuh, namun dalam beberapa waktu ke depan, radiasi itu bisa menimbulkan resiko tumor dan kanker, salah satu penyakit dari masyarakat modern saat ini.
Sudah sejak lama, orang jaman dulu lebih memilih tidur dalam keheningan dan tanpa penerangan. Karena tidur seperti ini lebih menyehatkan, di mana sel tubuh lebih tenang dan terhindar dari radiasi yang kurang menguntungkan. Disarankan agar pengguna ponsel meletakkan ponsel mereka cukup jauh dari bantal. Misalnya di meja kerja atau setidaknya 1-2 meter dari posisi tidur Anda.
Hal ini bisa menjauhkan kita dari beberapa resiko, antara lain radiasi yang berlebihan dan merusak sel sehat, tidur kurang nyenyak, stres, insomnia dan gangguan kesehatan pada area mata. Oleh karena itu, ada baiknya kita tidak terlalu adiktif dan 'intim' dengan ponsel. Pakailah dengan durasi yang cukup dna bila diperlukan.
Jangan berlama-lama menggunakan ponsel. Rumpi cantik di messenger atau telponan mesra bareng pacar dih boleh-boleh saja, asal tidak berlebihan. Sehat bagi ponsel Anda, sehat pula bagi penggunanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menagapa Pesawat Sering Terguncang?

Foto: Lion Air Ternyata peralihan atau berubahnya iklim dapat saja memperburuk turbulensi udara. Bagi Kamuyang melakukan perjalanan udara, hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan perjalanan Anda. Seberapa buruk turbulensi ini? Cukup kuat sehingga dapat saja melempar penumpang dan awak pesawat di sekitar kabin jika tak memasang sabuk pengaman. Hal ini merupakan hasil studi dari Universitas Reading seperti dipublikasikan di Advances in Atmospheric Sciences , seperti ditulis Digital Trend . Menurut studi ini, makin buruknya kualitas udara memengaruhi pergerakan naik turun pesawat yang lebih kuat dari gravitasi. Para ahli percaya peralihan atau berubahnya iklim membuat fenomena ini lebih sering dua tiga kali dari yang terjadi saat ini. Dengan demikian, berjalan di pesawat, meminta layanan makanan, atau bahkan memegang sesuatu menjadi lebih sulit dilakukan. Studi ini menyebutkan bahwa turbulensi ringan akan meningkat 59 persen. Turbulensi ringan hingga menengah meningkat 75 persen, Pada sp...

Dua Waktu Yang Dilarang Oleh Rasulullah SAW Untuk Tidur

Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur. Dalam Islam, semua perbuatan bisa menjadi ibadah. Begitu pula tidur, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam Al-Quran, Allah swt pun menyuruh kita untuk tidur. Namun, ternyata ada dua waktu tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidak dilakukan. 1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih). Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata : “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu o...

Bakteri Dalam Mulut Bisa Sebabkan Kanker

Para peneliti di Amerika Serikat (AS) menemukan bakteri yang umumnya ada di mulut dapat memicu kanker kolon dan rektum. Kantor berita Xinhua melansir dari dua penelitian yang diterbitkan di jurnal Cell Host & Microbe, bahwa mikroorganisme "fusobacteria" yang ditemukan di mulut dapat merangsang respon kekebalan yang buruk dan menumbuhkan gen kanker untuk membentuk tumor kolon dan rektum. Kanker kolon dan rektum adalah kanker yang menyerang usus besar dan rektum. Penyakit tersebut merupakan kanker peringkat 2 yang mematikan di AS. Penelitian terbaru menunjukkan "fusobacteria" dari mulut sangat banyak ditemukan pada jaringan pasien yang terkena kanker kolon dan rektum meski demikian belum diketahui apakah bakteri tersebut berkontribusi dalam pembentukan tumor. Professor Yiping Han dari Case Western Reserve University School of Dental Medicine dan timnya menemukan "fusobacteria" mengandalkan sebuah molekul bernama FadA, yang ditemukan di permukaan sel bakt...